reclaim from the fire
reclaim from the fire
reclaim from the fire
reclaim from the fire

Reclaim From The Fire – Heret Frasthio X Herzven

Rp8.000.000

- +

The Rasilienze Piñata – Herzven X Heret Frasthio
Tragedi sering dianggap sebagai titik akhir, simbol ruang kosong dan duka. Tapi ada cerita lain saat sebuah rumah hangus dilalap api. Alih-alih meratapi kehancuran yang ada, pemilik rumah ini dia Herzven, seorang seniman memilih respons yang terasa tidak masuk akal. Dia bangkit dan justru berkarya pada dinding yang diselimuti jelaga. Pameran fotografi ini lahir dari semacam anomali di tengah musibah itu sendiri. Karya fotografi di sini berhasil mengabadikan dialog lewat kamera analog Dan teknik printing gumoil Sebagai perantara antara arsitektur hancur dan goresan seni yang baru saja muncul. Mengingat karya di atas tembok sisa kebakaran ini sifatnya cuma sementara-(ephemeral) sebelum nanti dirubuhkan atau di bangun kembali. Heret Frasethio hadir sebagai fotografer bukan untuk sekedar mendokumentasikan atau meromantisasi musibah. Rasanya memang tidak ada narasi ratapan yang mau ditonjolkan di sini. Sebaliknya, tap sudut ruang yang terekam menangkap letupan energi yang kontras dengan sisa-sisa kehancuran di sekelilingnya. Tembok gosong yang penuh jelaga kusam tidak dibiarkan begitu saja jadi monumen kesedihan atau simbol bahwa segalanya sudah selesai. Fenomena rumah terlalap Api Dan tembok rusak ini diubah jadi medium ekspresi dan kanvas baru. Karya-karya ini menjadi rekam visual tentang proses katarsis dan resiliensi Dari musibah yang terjadi. Respon ini adalah gambarang sebuah kelahiran energi yang baru, cara herzven sebagai manusia berdamai dengan kehilangan. Karya ini menjadi tribut sebagai representasi ketangguhan mental manusia. Sebuah pengingat visual kalau di titik paling rendah yang terlihat seperti akhir, manusia selalu punya daya hidup dan kehendak mutlak untuk kembali mencipta dan terus mencipta. Ternyata api tidak benar-benar menghanguskan kreativitas.

By: Emil Subarkah

DESCRIPTION

Depok, Indonesia, 2026 Size: 60×60cm
Edition: 1/3 Technique: Gum Oil
Medium: Hahnemühle Paper Price with frame:
IDR 8,000,000
USD $447,05 Print only:
IDR 7,500,000 USD $420,11

SHOP ANLG STUDIO
Scroll to Top